jalan kita sangat jelas.
terpampang bak matahari.
tapi kenapa mata kita mau dibutakan awan berarak.
padahal dia hanya lewat.
kita hanyalah orang lewat.
yang hanya sepintas tak berkenal.
bahkan kita banyak mengacuhkan.
itulah diri kita.
oh, sayang.
daku ingin menyimpan nama orang lewat itu.
berkenalan bercengkerama bersama.
agar daku,
tak dianggap hanya orang lewat
kholid ibnul faruq, 20/05/2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar